Cara Memilih Yoga Mat yang Tepat Buat Pemula

DuniaYogaKu.com – Bagi pemula yoga sangatlah tidak mudah untuk memilih Yoga Mat yang tepat dan sesuai budget.  Hal ini karena banyak pilihan merek, kualitas serta harga.  Bagi pemula yoga mat kelihatannya sama semua dan hal ini yang membuat para pemula yoga memilih dengan harga yang lebih murah.

Tapi apabila Kita memilih yoga mat dengan faktor dari harga saja, maka kita akan menyesal dikemudian hari karena banyak kejadian yoga mat yang dibeli setelah beberapa kali dipakai ternyata licin dan pinggir dari mat meliuk keatas sehingga menjadikan latihan yoga kurang maksimal.  Selain itu ada juga yoga mat yang terlalu empuk (atau kempos) sehingga tidak dapat dipakai untuk posisi inversi karena kerasnya lantai terasa sekali di tulang.

Dibawah ini ada beberapa saran untuk memilih yoga mat yang diambil dari mandukaindonesia.com yang bisa  dijadikan pertimbangan ketika akan membeli yoga mat:

1. Pilih bahan dasar yang cocok bagi Anda

Ada 3 bahan yoga mat yang dibuat di pasaran saat ini yaitu TPE (physical mix of polymers, usually a plastic and a rubber), Rubber ( 100 % karet) dan Polyvinyl (PVC).  Jangan memilih TPE apabila anda menginginkan pemakaian jangka panjang. Karena mat yang terbuat dari TPE cenderung sangat empuk (kurang cocok untuk posisi inversion) dan mudah terkelupas.

Apabila Anda mempunyai alergi, pakailah yoga mat yang terbuat dari 100% bahan rubber dan tidak mengandung PVC atau toxic plasticizer.

Yoga mat yang terbuat dari PVC juga mempunyai kualitas yang sangat beragam dan merupakan salah satu produk yang sangat diminati.  Karena dibuat dengan teknologi yang sangat tinggi. Biasanya Yoga mat ini mempunyai fitur yang ringan tapi mempunyai densitas yang sangat baik (tidak kempos), anti-slip, closed cell dan mudah dibersihkan /dicuci.  Dengan harga yang sangat kompetitif matras yoga ini sangat disukai oleh para pemula, guru yoga dan yogi yang berpengalaman.

Jika Anda membutuhkan Private Yoga Class, silahkan lihat disini

2. Closed Cell atau Open Cell ?

Yoga Mat yang baik biasanya mempunyai sifat “closed cell” pada permukaan mat dimana fitur ini keringat tidak dapat masuk kedalam pori-pori mat. Sehingga bagian tengah mat (biasanya berbentuk busa) akan tetap kering oleh keringat sehingga tidak bau (bau biasanya dipicu oleh bakteri).  Untuk membersihkan yoga mat juga mudah karena hanya dibilas oleh kain basah dan dapat langsung disimpan.

Open cell yoga mat mempunyai ciri-ciri pori yang lebih besar dan terbuka sehingga pada saat pertama dipakai terasa lebih anti-slip, dibandingkan dengan yoga mat yang closed cell.  Tapi dengan pemakaian yang teratur dan sering, yoga mat dengan fitur closed cell akan mempunyai performa yang melebihi yang open cell.

3. Pilih tebal yoga mat yang sesuai dengan tujuan berlatih

Tebal yoga mat bermacam-macam sehingga membuat pilihan menjadi lebih kompleks. Bagi pemula yang belum pernah berlatih yoga, hal ini tentunya membuat bimbang dan terjebak memilih yoga mat yang salah.

Baca juga: 7 Gerakan Yoga untuk Menaikan Hasrat Seksual

Untuk memilih yoga mat yang tepat, coba asumsikan hal ini :

  • Apabila anda berlatih Bikram Yoga (Hot yoga), jangan membeli yoga mat yang terbuat dari rubber (karet).  Anda harus membeli yoga mat yang terbuat dari PVC. Hal ini disebabkan karet akan menjadi keras dan tidak fleksibel apabila terkena panas suhu ruangan sampai dengan 40 derajat Celcius pada kurun waktu tertentu.
  • Apabila Anda membeli yoga mat untuk sering dibawa ke studio yoga/gym, maka pilihlah yoga mat yang tidak terlalu berat.
  • Apabila anda ingin mempunyai yoga mat yang dapat dibawa kemana-mana dalam tas dan dapat dilipat, maka sangat tepat apabila anda membeli traveling mat yang mempunyai ketebalan hanya 1 mm. Yoga mat ini biasanya mempunyai density yang lebih baik  dan sangat ringan tapi memberi bantalan yang sangat baik.

Untuk melihat peralatan Yoga silahkan lihat disini

Sumber: mandukaindonesia